Terjadi Lagi Kekerasan Pada Murid Sekolah Dasar Di Kabupaten Bekasi

by -695 x dilihat
Bagikan :

BORGOLNEWS.COM BEKASI/JABAR – Dunia Pendidikan semakin kacau alias amburadul,zaman sekarang masih saja ada melanggar Undang Undang kekerasan terhadap anak murid.

Tepatnya bulan september tahun 2019 terjadi kekerasan kepada murid duduk disekolah dasar kelas 5a ada beberapa orang tua korban meminta agar di wawancarai oleh awak media seperti media online dan media cetak, setelah diwawancarai oleh awak media seperti media online borgolnews.com dikediman sikorban akhirnya anak beserta orang tua korban angkat bicara dan mengakui bahwa anak korban pernah dipukul, ditendang, serta ditampar dan di cubit sampai memar(sesuai hasil visum).

 

Pada saat diwawancarai salah satu anak ternyata buka hanya satu anak saja justru kami dari awak media kaget sampai ada beberapa orang tua datang kepada kami mau di wawancarai dengan permasalahan yang sama akhirnya kami pun mewawancarai satu anak korban lagi.Hancur sudah dunia pendidikan buat anak sekolah dasar yang seharusnya mendidik dan mengajar justru masalah sekarang ini terbalik menjadi menghajar dengan kekerasan, anak sekolah dasar yang seharusnya mendapatkan ilmu untuk jenjang berikutnya tetapi anak tersebut menjadi trauma sampai ketakutan ingin masuk kesekolah tersebut hingga orang tua pun memindahkan anak tersebut ke sekolah lain agar kegiatan belajar mengajarnya lebih fokus lagi.

 

Oknum kekerasan tersebut pada saat ini masih mengajar disekolah tersebut yaitu Sekolah Dasar Negeri 02 Desa Telajung Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi Propinsi Jawa Barat,sehingga awak media pun mencoba konfirmasi keKepala Sekolah.Beberapa hari kemudian awak media pun ketemu dengan Kepala Sekolah SD.Negeri 02 Desa Telajung Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi Ibu.H.Napsiah.Spd.Mpd dengan wajah tersenyum seperti tidak ada masalah.

 

Diawal wawancara awak media borgolnews.com sempat tidak mengakui adanya kekerasan disekolahnya tetapi aneh pada saat di wawancarai kembali akhirnya mengakui adanya kekerasan disekolahnya.

 

Hal ini tidak akan dibiarkan begitu saja agar jadi efek jerah kepada guru guru saat melakukan mengajar dan mendidik anak murid disekolah janganlah pakai kekerasan jika ada masalah pribadi jangan libatkan anak murid menjadi sasaran ke amarahan guru,kasihan murid adalah penerus dan calon pengganti para pemimpin Bangsa Indonesia bukan untuk dianiaya.

 

 

Orang tua korban pun akhirnya konsultasi kepada pihak penegak hukum diwilayah kab.bekasi yaitu polres kab.bekasi jawa barat bagian PPA hingga dihadirkan beberapa saksi. (Red)

 

 

Editor, Suriani Siboro

Print Friendly, PDF & Email