Beberapa Warga Desa Amandraya Meminta Bupati Nisel, Secepatnya Menindak Tegas Aparat Desa Amandraya, Yang Diduga Korupsikan Dana Desa

by -452 views
Bagikan :

BORGOLNEWS.COMNIAS SELATAN/SUMUT – Diduga Aparat Desa Amandraya Menyepelekan Hukum atau tidak menghiraukan Peraturan yang berlaku Di Pemerintahan Republik Indonesia. Beberapa Masyarakat Desa Amandraya Kecamatan Amandraya, Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara menyampaikan keluhan dan solusi mereka kepada aparat Desa, namun sangat disayangkan semua hanya dipandang sebelah mata oleh aparat desa Amandraya dan beberapa Aparat Desa Amandraya mengancam Masyarakat.

Apa yang kami Lakukan sebagai masyaraktan dan langkah-langkah atau upaya hukum yang harus kami tempuh sebagai masyarakat atas dugaan penyalahgunaan Alokasi Dana Desa (ADD), Desa Amandraya, Kecamatan Amandraya, Provinsi Sumatera Utara, oleh perangkat desa kami? Dimana ADD tersebut tidak digunakan sesuai dengan RAB dan kesepakatan dengan masyarakat, sedangkan aparat Desa Amandraya yang tau peraturan PerUndang-Undangan Pemerintah RI masih mereka langar, Gimana Masyarakat ngak keliru dan resah.?

Pada Undang Undang  No 6 Tahun 2014 Tentang Desa, yang tertulis pada Pasal 27, Dalam melaksanakan tugas, kewenangan hak, dan kewajiban sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 26 kepala desa wajib; (C) Memberikan Laporan keterangan penyelengaraan pemerintahan secara tertulis kepada Badan Permusyarawatan Desa Setiap akhir tahun dan (D) Memberikan dan/atau menyebarkan informasi penyelenggaraan pemerintahan secara tertulis kepada masyarakat Desa Setiap akhir tahun, selanjutnya diterangkan pada, pasal 82 No 1. Masyarakat Desa berhak mendapatkan informasi mengenai rencana dan pembangunan Desa dan No 2. Masyarakat Desa berhak melakukan pemantauan terhadap pelaksana pembangunan desa.

Setelah pembangunan, “Kantor Desa Amandraya dan pembukaan Badan Jalan Desa Amandraya menuju Pantai Zoma yang telah dijadikan Kebun Penanaman Ubi jalar dan bibit pohon kelapa.”

Dari awal hingga saat ini pembangunan dan pembukaan badan jalan tersebut pemasangan papan nama proyek Pembangunan gedung Kantor Desa Amandraya dan pembukaan Badan Jalan tersebut, belum di tempelkan atau dipasang, hingga pembukaan badan jalan telah terselesaikan dan pembangunan kantor Desa mau terlesaikan.

Seperti yang tertulis pada Pergub 107/2012 No 4. Papan Pengumuman Dan Peringatan Adalah papan yang berisi informasi kepada masyarakat yang merupakan salah satu upaya memberi sosialisasi tentang petunjuk Teknis Membangun dan meningkatkan kesadaran masyarakat tenteng kegiatan pembangunan sesuai ketentuan.

Ditambah Pembangunan Kantor Desa Amandraya tersebut belum terselesaikan hingga sampai sekarang, disampaikan salah satu keterangan aparat Desa Amandraya yang tidak disebut namanya, Kepada Media Borgolnews.com, “Pembangunan kantor Desa Amandraya Telah Menelan Dana 400.000.000+- (Empat Ratus Juta Rupiah), sedangkan pembangunanya belum selesai hingga saat ini telah pergantian Kepala Desa,” katanya kepada Borgolnews.com.

Pada Tanggal 07/01/2020, Media Borgolnews.com Menghubungi salah satu Aparat Desa Amandraya Lewat Telfon Selulernya, (Bendahara Desa atas nama Yetius laia) Dia Mengatakan, “Tidak boleh memberitakan atau mennyebarkan Di Sosial Media (Sosmed) Kekurangan dan kesalahan Kinerja Aparat Desa, biarkan orang lain saja alias kampung lain, karena kamu itu Desa Amandraya,” katanya kepada Salah Satu Anggota Media Borgolnews.com.

Lanjut setelah Anggota Media Borgolnews Meninjau Kantor Desa dan pembukaan badan jalan Desa Amandraya Menuju pantai Zoma tersebut, Pembangunanya masih banyak yang belum terselesaikan, dan pembukaan badan jalan menuju pantai Zoma dikerjakan Asal-asalan dan tembok bangunan masih banyak yang pecah.

Beberapa Masyarkat Desa Amandraya, “Meminta Kepada Pemerintah Khususnya Kabupaten Nias Selatan, Bapak Bupati Nias Selatan Dan Aparat Penegak Hukum Untuk Segera di prosen melalui Hukum, menindak tegas dan memberikan Hukuman  kepada aparat Desa Amandraya yang Diduga Mengelabui Dana DD,” pinta Masyarakat.

Semoga dan diharapkan sekali lagi kepada Bupati Nias Selatan, untuk menindak tegas oknum-oknum aparat Desa Amandraya, Kecamatan Amandraya, yang membuat peraturan sendiri dan tidak melaksanakan tugas Peraturan Pemerintah  dengan baik. (Rls/Putra)

 

Editor, Suriani Siboro

 

Print Friendly, PDF & Email