Satgas Karhutla Padamkan Api Strategi 4 Penjuru Mata Angin Di Rupat

by -15 views
Bagikan :

BORGOLNEWS.COMRUPAT/RIAU – Api masih menyala masuki hari ke tujuh kebakaran lahan terus berlansung di wilayah koramil 05/Rupat. Anggota koramil bersama tim gabungan Satgas Karhutla terus berjibaku pemadaman api akibat musim kemarau dan angin kencang atau angin utara melanda Rupat Utara.

Pantauan dan rilis melalui Danramil 05/Rupat tentang Perkembangan pemadaman Karlahut di Wilayah Koramil 05/Rupat Pada hari ini Senin tgl 20 Januari 2020, telah terjadi kebakaran RT 02 Rw 09 dusun hutan samak kec Rupat utara seluas 10 ha dan lahan hutan lindung perbatasan PT SRL dengan PT priatama Riau Kel Tanjung kapal Kec Rupat Kab Bengkalis seluas 1 Ha.

Danramil 05/Rupat Kapten Inf Sugino mengatakan bahwa hari ini sudah masuk hari ke tujuh dan personil masih terus melakukan pemadaman api, pemadaman karhutla anggota koramil 05/Rupat bertugas 7 orang bersama Tim Karhutla lainnya.

“Saya bersama anggota tetap di lokasi bersama tim gabungan 2 titik api kita kendalikan dengan memadamkan cara mengepung dari 4 pencuru mata angin. Titik api atau areal terbakar Cordinat N.1°58 ’17 ” E.  101° RT 02 RW 09 Dusun Hutan Samak Kecamatan Rupat Utara Bengkalis,” kata Danramil.

Kapten Inf Sugino menyebutkan pemadaman api terus dilaksanakan dibantu tim gabungan dan pihak perusahaan PT SRL.

Upaya yg dilaksanakan bentuk formasi Tim 1, Manggala aqni, TNI dan polri melaksanakan pendinginan di arah Utara. Tim 2,PT SRL dan BPBD melaksanakan pendinginan di arah selatan. Tim 3, PT SRL dan MPA melaksanakan pendinginan di arah barat.

Kesiapan pemadaman Karhutla Alat yang di gunakan 1 unit max3 PT SRL
, 1 unit max3 Manggala agni,1 unit mini max3 PT SRL,1 unit Robin Polsek Rupat utara.1 unit mini max3 koramil 05 Rupat
– 1 unit helikopter PT SRL
– 2 unit excavator PT SRL2 unit max3 PT SRL/Manggala agni,1 unit mini max3 PT SRL,1 unit Robin Polsek Rupat utara.

Penyebab Kebakaran masih dalam proses penyelidikan aparat desa dan kepolisian awal api dari pemilik lahan masih di lidik kepolisian.

Kondisi saat ini tim gabungan melaksanakan pendinginan dan 1 unit helikopter melakukan water bombing. (Del)

 

Editor, Suriani Siboro

Print Friendly, PDF & Email