Bupati Bekasi Segera Ganti Kepala Dinas Catatan Sipil dan Evaluasi Kinerja ASN

by -17 views
Bagikan :

 

BORGOLMEWS.COM – BEKASI – Bupati Bekasi H.Eka segera dapat mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Catatan Sipil H.Hudaya terkait masalah NIK e-KTP dan KK adalah sebagai legalitas dan indititas Kependuduk yang di miliki oleh Warga Negara Indonesia (WNI), namun Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi harus dapat menyesuaikan databese, agar
NIK e-KTP dan KK warga dapat terdaftar di Dinas Catatan Sipil sebagai legalitas Kepedudukan Warga Negara Indonesia dapat di pergunakan semana mestinya.

Menurut Kepala Dinas Catatan Sipil Kabupaten Bekasi, H.Hudaya melalui WhastAap mengatakan, terkait NIK e-KTP warga bahwa setau dirinya Pembuatan KTP bisa di Kecamatan di bagian Kependudukan dan juga bisa di Kabupaten Bekasi melalui Disdukcapil, karena pada saat proses Pembuatan sampai Pencetakan tersebut tentunya terdata semua di Komputer seperti, Hari dan Tanggal serta Bulan bahkan Tahun, mungkin KTP lama ada perubahan Nama, Tempat tanggal lahir dan sebagainya,” kata Hudaya.

Hudaya menjelaskan, bila ada masalah dengan e-KTP tersebut seperti yang terjadi dengan e-KTP Bang Julham , tinggal Kita runtut dahulu proses waktu itu, apakah langsung pada waktu pembuatnya atau tanpa menugaskan orang lain, atau juga pembuatannya di Kecamatan atau di Kabupaten Bekasi, kalau ada suatu permasalahan tinggal datang ke
Disdukcapil Kabupaten Bekasi, jika memang e-KTP tersebut bermasalah, kalau ada kekeliruan akan segera di perbaiki,” ujar Hudaya.

“Bahwa kesalahan tersebut bisa terjadi apakah orang yang Kita tugaskan, sehingga keliru mendatanya atau mungkin pihak Kecamatan (bagian Kependudukan / operator) serta bisa kemungkinan keliru memasukkan datanya dan Kita bisa langsung ke Kabupaten memperbaikinya.

Koordinator Investigasi Center for Budget Analysis, Jajang Nurjaman saat di hubungi melalaui Telepon Celluler mengatakan, terkait e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) bahwa sejauh pantauan Kami, Kasus ini sebenarnya hanya salah satu pucuk masalah yang kebetulan muncul kepermukaan menjadi “Viral” karena ada beberapa faktor utama dari masalah e-KTP yang tidak terdaftar yaitu, buruknya kualitas kinerja ASN khsusunya pada Disdukcapil dan Pejabat ASN yang ada di Kabupaten Bekasi selama ini masih memakai mentalitas Uang,” yang seharusnya ASN melayani Masyarakat dengan sepenuh hati dan sungguh-sungguh, malah sebaliknya ingin melayani dan kerja alakadarnya yang penting hadir,” kata Jajang.

“Bahkan sering dijumpai Masyarakat bahwa ASN kalau melayani tentang Penbuatan e-KTP dan KK khususnya Disdukcapil, perlu mengeluarkan Uang Pelicin”, agar urusan bisa lebih cepat dan lancar.

Jajang Nurjaman menjelaskan, seharusnya hal ini sudah dipahami oleh Pemerintah Pusat khususunya Kemendagri, karena kasus serupa bukan hanya di Kabupaten Bekasi, tapi di Daerah lain juga terjadi e-KTP dan KK masih banyak yang masih banyak bermasalah, bahkan kasusnya beragam salah satunya masih rawan dan marak Pungli,” jelas Jajang.

Koordinator Investigasi Center for Budget Analysis, Jajang Nurjaman
menegaskan, dengan terjadinya dugaan Kasus e-KTP warga tidak terdaftar di Dinas Catatan Sipili Kabupaten Bekasi, agar Bupati Bekasi dapat segera bertindak tegas dan segera mengganti Kepala Dinas Catatan Sipil serta dapat mengevaluasi Kinerja Kepala Disdukcapil H.Hudaya,” tegas Jajang.(jh/suwandi)

 

Editor,Suriani Siboto

Print Friendly, PDF & Email