Kisah Pilu Seorang Bupati Gendong Jenazah Anaknya Meninggal

by -38 views
Bagikan :

 

Bupati Pelalawan, H.M Harris menceritakan kisah pilu dirinya pernah menggendong Jenazah Anak Kandungnya yang meninggal dari rumah sakit di bawa pulang ke rumah, namun hal tersebut telah dilakukan Bupati Harris, bahwa dirinya tidak ada uang untuk menyewa Ambulan di rumah sakit.

Kisah pilu tersebut diceritakan Bupati Pelalawan, Haji Muhamad Harris saat memberikan sambutan Rapat Kerja Kesehatan Daerah di Aula Kantor Dinas Kesehatan Pelalawan, Kamis (23/1/20).

Bupati Pelalawan H.M Harris, menceritakan kisah dirinya sebelum menjabat sebagai Bupati, karena sedih mengingat Peristiwa pilu saat dirinya menggendong Jenajah anaknya meninggal di rumah sakit, karena tidak punya uang untuk sewa Ambulan,” kata H.M Harris.

“Peristiwa tersebut dirinya belum menjabat Bupati, karena dirinya gagal menjalankan bisnis di Pulau Jawa dan memilih pulang ke Pekanbaru, tiba-tiba anak ke duanya jatuh Sakit, Harris dan Istrinya Ratna Mainar membawanya berobat ke Rumah Sakit.

Bupati Pelalawan H.M Harris, menjelaskan, bahwa mereka menjual barang-barang yang tersisa untuk biaya berobat anaknya, namun takdir Anak meninggal dunia di Rumah Sakit, karena tidak punya uang untuk menyewa Ambulan maka Saya menggendong Jenazah anak Saya pulang ke rumah,” jelas Bupati HM.Harris.

Bupati HM.Harris menegaskan kepada seluruh SKPD saat menceritakan kisah pilu yang pernah dialami, bahwa siapapun yang sakit tolong diobati segera, tanpa memandang latar belakang pasien, “ingat ini perlu saya tegaskan,” kata Harris dengan suara tegas kepada seluruh SKPD yang berada di Aula Kantor Dinas Kesehatan Pelalawan,” tegas Bupati.

“Bupati Pelalawan Komitmen bahwa dirinya telah mengedepankan Pelayanan Kesehatan Gratis dan meminta kepada Dinas Kesehatan agar seluruh petugas Kesehatan memberikan pelayanan Kesehatan yang terbaik dan ikhlas dan tulus kepada Masyarakat yang Sakit dan selamatkan nyawa Pasien.(Jh/suwandi)

Editor,Suriani Siboro

Print Friendly, PDF & Email